PEKANBARU – Puzzle Research Data Technology (PREDATECH), yang merupakan sebuah kelompok studi di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, telah sukses menyelenggarakan seminar PREDATECH Creation and Inspiration of Technology (PRECISION) 2026. Kegiatan akademik tersebut berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau pada Selasa, 12 Mei 2026.
Seminar PRECISION 2026 berfokus pada optimalisasi Tridarma Perguruan Tinggi yang berbasis Sains, Teknologi, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). Langkah ini menjadi upaya nyata lembaga dalam mendukung agenda pembangunan global.
Dekan FST UIN Suska Riau membuka acara ini secara resmi. Panitia juga menghadirkan dua narasumber ahli dari Satya Institute for Sustainability. Dalam penyampaian materinya, narasumber menekankan pentingnya membangun kesadaran akademik serta menyusun proposal riset yang relevan dengan isu sosial dan lingkungan saat ini.
Dekan FST UIN Suska Riau menyampaikan bahwa keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa dalam setiap proses penelitian sangat penting guna mendukung Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui keterlibatan ini, mutu riset di lingkungan program studi, khususnya Sistem Informasi, diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Dalam sesi wawancara, Dekan FST UIN Suska Riau memberikan pernyataan resmi terkait urgensi kegiatan ini:
“Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi sivitas akademika UIN Suska Riau, khususnya mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam kegiatan penelitian. Saat ini, penelitian tidak hanya dibebankan kepada dosen, melainkan mahasiswa juga harus dilibatkan. Oleh karena itu, saya berharap organisasi-organisasi di UIN Suska Riau dapat menyelenggarakan kegiatan serupa yang mendukung program-program Tridarma Perguruan Tinggi,” ujar Yuslenita Muda.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PREDATECH menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi awal dari komitmen jangka panjang organisasi dalam mengintegrasikan aspek-aspek Tridarma Perguruan Tinggi. PREDATECH akan melaksanakan beberapa sesi lanjutan guna memastikan isu pembangunan berkelanjutan tetap menjadi fokus utama gerakan riset kampus.
Ketua PREDATECH menegaskan komitmen berkelanjutan tersebut dalam sesi wawancara:
“Isu SDGs ini sebenarnya telah dicanangkan sejak lama. Oleh karena itu, kami memiliki tekad yang kuat agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami memilih tema tersebut karena kami ingin mengintegrasikan aspek penelitian, pengabdian, dan pendidikan. Kebetulan, integrasi ini menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) UIN Suska Riau, sehingga kita semua wajib menyukseskannya. Ini merupakan sesi pertama, dan kami merencanakan empat atau lima sesi lanjutan untuk kegiatan serupa ke depan,” kata Mustakim.
Acara PRECISION 2026 diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara narasumber dan para peserta seminar. Setelah sesi diskusi selesai, seluruh panitia, narasumber, dan peserta melakukan foto bersama sebagai simbol penutupan acara sekaligus momentum kebangkitan semangat baru bagi seluruh anggota PREDATECH dan sivitas akademika FST UIN Suska Riau.
Penulis Naskah & Reporter : Prety Afriani
Tim : MEDIA-SI
