Teknologi Augmented Reality dan Perkembangan nya

Augmented reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, augmented reality sekadar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

Augmented reality (AR) agar dapat menyajikan informasi dengan benar ke dalam dunia nyata membutuhkan sebuah pendeteksian marker. Sistem perlu tahu dimana penggunanya dan apa yang pengguna cari. Biasanya, pengguna mengeksplorasi lingkungan melalui layar yang menggambarkan gambar dari kamera bersama dengan informasi yang dimunculkan. Jadi dalam hal ini, sistem perlu menentukan lokasi dan orientasi kamera lewat kaliberasi kamera, kemudian mampu memunculkan benda–benda virtual tepat ditempat yang benar.

Pada perkembangannya teknologi AR telah digunakan dalam berbagai bidang seperti kesehatan, militer, olahraga, properti dan industri manufaktur yang mempromosikan produknya dengan memanfaatkan teknologi AR.

Kita hidup di era informasi. Era dimana ponsel memiliki prosesor berkinerja tinggi dn membuatnya tidak kalah oleh performa komputer, dengan kamera beresolusi tinggi yang memiliki hasil jepretan tidak kalah oleh kamera profesional, dan pastinya akses internet yang murah. Hingga pada akhirnya melahirkan Augmented Reality (AR). Namun, apakah itu Augmented Reality? Bagaimana perkembangan Augmented Reality di 2018 dan apa sajakah yang bisa dilakukannya hingga saat ini?
1. Filter Wajah Untuk Marketing
Snapchat mengenali wajah dengan membandingkan model statistik dengan gambar yang dilihat oleh kamera ponsel. Peta wajah sudah ditentukan sebelumnya, hanya perlu disesuaikan dengan wajah kita. Algoritme mencari bagian-bagian wajah yang kontras.
Walaupun filter wajah ini kebanyak digunakan untuk media hiburan, tetapi banyak juga lho yang memanfaatkannya untuk tujuan marketing. Contohnya adalah yang dilakukan oleh KFC, salah satu franchise ayam goreng terkemuka di Indonesia, dengan membuat filter wajah sendiri berupa KFC Bucket Game. Dalam game tersebut wajah kita akan berubah menjadi bucket KFC, tugas kita adalah untuk menampung berbagai makanan dari KFC yang jatuh dengan menggerak-gerakan kepala kita, menarik bukan?
 
2. Pokémon Go
Disamping Agmented Reality di 2018, mari kita sejenak flashback 2 tahun ke belakang. Bagi kalian yang menonton Pokémon saat kecil pasti pernah bermimpi, bahkan mengidamkan, sangat-sangat mengidamkan dunia dimana anda bisa berburu dan bertarung bersama pokemonmu sendiri secara nyata, benar? Releasenya Pokemon Go di tahun 2016 silam benar-benar seperti impian yang menjadi nyata.
Pokémon Go menggabungkan dunia Pokémon dengan dunia nyata tempat kita berpijak. Berkat pokemon go, kita bisa menemukan Pokémon liar ketika sedang berjalan di luar dan menangkapnya dengan melempar Poke Ball, bisa menemukan pokemon gym dan menantang pemain lainnya, dan pergi ke PokéStops, secara nyata, dengan bantuan GPS. Walaupun mereka tidak benar-benar nyata, tetapi mereka ada di sekeliling kita berkat bantuan AR. Terima kasih Nintendo.
Meskipun popularitas Pokémon Go merosot jauh dibandingkan saat release pertama, tetapi hingga saat ini masih dimainkan oleh jutaan pemain di seluruh dunia.
 
3. Transportasi: Volkswagen
HUD semakin maju dalam hal seberapa banyak informasi yang dapat mereka tampilkan. Membantu pengemudi untuk jadi lebih fokus di jalan. Volkswagen AR HUD berbeda karena dapat memadukan semua data ke dalam lingkungan yang terlihat melalui kaca depan. Misalnya, alih-alih menunjukkan ikon yang mengatakan bahwa Anda harus belok kanan, justru menampilkan jalur virtual di jalan. Ini juga dapat menyoroti pejalan kaki atau hewan yang berada di dekat jalan. Ini jelas akan sangat membantu pengemudi! Keren bukan?
 
4. Arsitektur dan Desain Interior
Contoh pertama mungkin arsitektur. Jika seorang arsitek dapat melihat desain mereka dihamparkan di dunia nyata, mereka akan dapat memutuskan apakah proyek ini cocok dengan lahan yang tersedia. Mereka akan dapat menyajikan desain kepada klien secara nyata, sehingga klien dapat mengetahui apakah hasil desain sesuai dengan yang diharapkan atau justru tidak menyukainya.
Selain itu, para kru konstruksi juga bisa merasakan manfaat dari teknologi ini. Kok bisa? Kemajuan Augmented Reality di 2018 jelas akan dapat meminimalkan risiko kesalahan konstruksi yang terjadi karena salah perhitungan. Mereka bisa melihat semua detail proyek saat membangun. Yang harus mereka lakukan hanyalah mengumpulkan semua batu bata dan material di tempat-tempat yang disorot. Dengan cara ini, bangunan bisa dibuat lebih cepat dan dalam beberapa kasus, lebih murah.
Perencana tata ruang juga bisa mendapatkan manfaat dari teknologi AR. Semua metrik kunci proyek dapat dihitung hanya dengan melihat sebuah bangunan.
 
5. E-comerce
Apa salah satu masalah terbesar saat berbelanja online? Anda tidak benar-benar tahu seperti apa produk di dunia nyata kecuali Anda memesannya. Tentu saja, kebijakan pengembalian bekerja cukup baik untuk sebagian besar hal dan itu bukan masalah besar, tetapi baik klien dan pemilik toko membuang waktu dan uang secara tidak perlu.
Saya tahu kita sudah bertahun-tahun jauh dari teknologi canggih seperti itu, tetapi jika cermin kita dapat terhubung dengan toko, kita akan dapat melihat bagaimana pakaian itu cocok dan seperti apa bentuknya. Kita bisa melihat diri kita seperti ini melalui kacamata atau bahkan melalui smartphone kami.
Potensi Augmented Reality di 2018 sangatlah besar, dan kita tidak bisa mengabaikannya begitu saja. Selain Augmented Reality di 2018, teknologi Augmented Reality terus dikembangkan setiap harinya oleh berbagai pihak, dan itu jelas akan membuat perkembangan Augmented Reality untuk kedepannya semakin pesat. Dengan Augmented Reality, kita bisa memandang dunia dengan cara yang berbeda dan lebih luas.

Related Posts

Leave a Reply